You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 20 Kilogram Pakcoy Dipanen dari Taman Hatinya PKK RW 10 Pademangan Timur
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

20 Kilogram Pakcoy Dipanen di Taman Hatinya PKK RW 10 Pademangan Timur

Sebanyak 20 kilogram sayuran Pakcoy dipanen dari Taman Hatinya PKK Jalan Pademangan 9, RT 02/10 Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.  Panen dilakukan pengelola RPTRA Patimura, kader TP-PKK dan jajaran kelurahan.

Sejak awal 2023 ini kita sudah beberapa kali panen.

Lurah Pademangan Timur, Abdul Rahman Hakim mengatakan, area Taman Hatinya PKK di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur, sebelumnya merupakan lahan tidak terawat dan kumuh. Setelah ditata, lahan tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman dengan sistem hidroponik.

"Sejak awal 2023 ini kita sudah beberapa kali panen. Kita kembangkan tanaman ini dengan sistem hidroponik," katanya, Senin (13/11).

28 Murid PAUD Diajak Panen Pakcoy di RPTRA Anggrek

Sebelum dilakukan panen, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan mulai dari masa semai hingga panen. Diharapkannya, keberhasilan penataan lahan kumuh menjadi produktif ini bisa menjadi percontohan bagi kawasan lain di wilayah Kelurahan Pademangan Timur.

"Hasilnya ini kita bagikan ke masyarakat sekitar dan petugas yang telah menanam," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29716 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11796 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye10628 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4095 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1868 personAldi Geri Lumban Tobing